cara memilih penerjemah

 

Dalam pengembangan bisnis berskala global, tentunya dibutuhkan dokumen-dokumen bisnis yang sudah diterjemahkan. Ada banyak agensi atau Language Service Provider (LSP) yang siap menyediakan penerjemah profesional, tetapi tentu saja sebagai pelaku bisnis, Anda perlu mengetahui cara memilih penerjemah terbaik untuk dokumen bisnis.

Pruf Ritz memiliki pengalaman dalam menerjemahkan profil perusahaan (company profile), laporan tahunan (annual report), brosur promosi, hingga manual produk yang dibutuhkan untuk memikat klien baru atau calon investor. Melalui artikel ini, kami ingin memberikan informasi terkait apa saja jenis penerjemah yang dibutuhkan dalam sebuah aktivitas bisnis serta cara memilih kriteria penerjemah terbaik.

Jenis Penerjemah

Penerjemahan dokumen menjadi bidang yang dibutuhkan berbagai industri. Kebutuhannya semakin meningkat seiring perkembangan teknologi serta bertambahnya target market bisnis. Berikut ini jenis-jenis penerjemah yang bisa Anda sesuaikan sesuai kebutuhan.

Penerjemah di Kantor (In-House Translator)

Perusahaan dapat merekrut penerjemah untuk menjadi pegawai. Pilihan lainnya, Anda dapat memilih  pegawai yang sudah bekerja selama beberapa waktu serta memiliki kualifikasi berbahasa asing dengan baik. Anda dapat mengontrol hasil penerjemahan secara langsung, tetapi jika pegawai tersebut tidak memiliki pengalaman mengenai konteks budaya dalam sebuah bahasa, maka konteks kalimat pun bisa salah.

Penerjemah Lepas (Freelance Translator)

Pilihan berikutnya adalah mencari penerjemah lepas atau freelance translator. Ada banyak situs yang menjadi semacam lokapasar (marketplace) bagi para pekerja lepas dari berbagai latar belakang. Anda cukup menentukan budget dan publikasikan tawaran pekerjaan tersebut di situs pekerja lepas.

Jika ada pekerja lepas yang mengirimkan portofolio, Anda tinggal menyeleksi satu per satu. Kekurangan dari metode ini adalah Anda tidak tahu kredibilitas penerjemah tersebut karena mereka bekerja atas nama pribadi. Selain itu, jika dokumen bisnis Anda memiliki poin yang harus dijaga kerahasiannya, maka akan sangat rawan jika menggunakan jasa penerjemah lepas dari sebuah situs.

Agensi Penerjemah atau LSP (Language Service Provider)

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi peningkatan yang luar biasa dalam jumlah agensi penerjemah profesional atau LSP, terutama ketika dunia digital semakin berkembang. Seperti halnya yang dilakukan oleh tim Pruf Ritz dalam menyelesaikan proyek dari berbagai klien, Pruf Ritz menyeleksi penerjemah dengan tingkat keahlian mumpuni dengan nilai sertifikasi kemampuan bahasa tinggi dan memiliki lisensi.

Jika Anda perlu penerjemah tersumpah, Pruf Ritz bisa memilihkan penerjemah yang sudah punya jam terbang tinggi. Stok penerjemah atau linguis yang dimiliki Pruf Ritz berasal dari berbagai kota dan negara. Selain itu, bagi perusahaan yang membutuhkan penerjemah dari negara lain pun juga bisa dibantu.

Cara Memilih Penerjemah

Berdasarkan jenis penerjemah yang sudah Anda ketahui di atas, maka agensi penerjemah atau LSP menjadi pilihan terbaik untuk penerjemahan dokumen bisnis. Lalu apa saja yang diperlukan sebuah agensi atau LSP untuk menyaring dan memilih tim penerjemahnya?  Berikut ini ulasannya.

1. Kemampuan Berbahasa

Kemampuan berbahasa menjadi syarat utama seorang penerjemah. Tentu saja kemampuan tersebut tidak hanya dilihat dari sertifikasi yang dimiliki, tetapi dari hasil penerjemahannya. Penerjemah harus memahami tata bahasa sumber dan bahasa target dengan baik.

Selain kemampuan memahami konteks bahasa, penerjemah juga harus peka tanda baca serta berkawan dengan PUEBI, KBBI, dan kamus bahasa asing. Jadi, penerjemah juga perlu belajar menulis agar kalimat yang diterjemahkan efisien serta mudah dipahami.

2. Pengalaman

Penerjemah berpengalaman bisa dilihat dari portofolio yang diberikan dalam daftar riwayat hidup. Pruf Ritz akan memberikan tes tertulis dan wawancara untuk menyeleksi penerjemah. Periksa juga siapa saja yang pernah bekerjasama dengan penerjemah tersebut untuk menilai kinerjanya ketika bekerja dengan agensi atau klien lainnya.

Seorang penerjemah yang baik tidak hanya dinilai dari bagusnya hasil terjemahan, tetapi juga bagaimana ia bersikap baik dengan klien atau rekan kerja, mampu menjaga kesepakatan dalam perjanjian kerahasiaan dengan klien, dan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat waktu yang telah diberikan.

3. Tidak Gagap Teknologi

Penerjemah harus melek teknologi, seperti halnya Pruf Ritz yang menggunakan perangkat lunak untuk pengorganisasian proyek. Peangkat lunak (software) semacam CAT Tool dan Slack juga menjadi sahabat para penerjemah agar pekerjaannya dapat terpantau oleh Project Manager. Teknologi menjadi sahabat seorang penerjemah terutama jika ingin melakukan riset untuk proyek penerjemahannya.

 

Apakah Anda sudah memiliki gambaran penerjemah bahasa yang dibutuhkan saat ini? Pruf Ritz siap menjadi rekanan untuk kebutuhan penerjemah dan penyusunan materi promosi. Semoga Anda bisa memiliki trik jitu untuk menemukan cara  memilih penerjemah sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.

Leave a comment